1. 5 Unsur
Tersebar di kerak bumi adalah
a) Oksigen
b) Silikon
c) Titanium
d) Aluminium
e) Besi
2. 2 logam
yang terdapat paling banyak di kerak bumi
a) Aluminium
b) Besi
3.
Ore merupakan mineral logam atau
mineral bijih dengan komposisi unsur kimia logam. Contohnya, Emas murni (Au).
Cavalerit (AuTe2), dan Kalkopirit(CuFeS).
4.
Gangue Mineral merupakan mineral
yang bukan logam. Contohnya, Silika (SiO2), Kalsit (CaCO3), dan Barit (BaSO4).
5. 5 mineral
bijih yang membawa logam berharga adalah
a) Cinnabar
(HgS)
b) Bauksit
(Al2O32H2O)
c) Hematit
(Fe2O3)
d) Sylanit
(Au,Ag)Te2
e) Garneerit
(H2NiMgSiO3H2O)
6. 10 logam
berharga beserta rumus kimianya
a) Aluminium
(Al)
b) Tembaga
(Cu)
c) Emas (Au)
d) Timah
(Sn)
e) Timbal
(Pb)
f) Seng (Zn)
g) Besi (Fe)
h) Nikel
(Ni)
i)
Kobalt (Co)
j)
Bismut (Bi)
7.
Dimensi dan bentuk badan bijih
Diskordan Diskordan
a) Beraturan
·
Tabular, dimana badan bijih
dengan pola penyebaran yang menerus dalam arah 2D (panjang dan lebar), tapi
terbatas dalam 3D (tipis).
Berbentuk
urat (Vein – Fissure veins) dan Lodes.
Vein, digunakan untuk pola yang dikontrol oleh fracture atau rekahan. Lode, digunakan
untuk urat ang dikontrol oleh crack
(bukaan) .
Bentuk mineralisasinya, berupa kombinasi mineral
bijih dan pengotor dengan komposisi yang sangat bervariasi. Batas dari
penyebaran urat ini umumnya jelas, yaitu langsung dibatasi dinding batuan.

·
Tubular, Bentuk mineralisasinya
badan bijih dengan pola penyebaran terbatas dalam arah 2D namun relatif menerus
dalam arah 3D (Ke arah vertikal). Jika penyebaran badan bijih ini relatif
vertikal disebut sebagai pipes.
b) Tidak
beraturan
·
Desseminated, badan bijih dengan mineral
bijih yang tersebar di dalam host rock
·
Stock work, mineral bijih tersebar di dalam
host rock berupa veinlets yang saling
berpotongan menyerupai jaring-jaring yang saling berkaitan.

·
Replacement, badan biih yang terbentuk melalui
pergantian unsur yang sudah ada
sebelumnya. Proses ini terjadi pada kondisi temperatur tinggi seperti pada
daerah kontak dengan intrusi batuan beku.
8.
Dimensi dan bentuk badan bijih
konkordan, badan bijih ini terbentuk pada batuan induknya (Host rock) atau sebagai endapan hasil pelapukan Endapan ini
dikelompokkan menjadi 4 bagian yakni :
a.
Sedimentari host rock, berada
dalam batuan sedimen, mineral bijih dapat
terbentuk (terkonsentrasi) sebagai bagian yang integral dari urutan
stratigrafi, yang terbentuk secara epigenetic
filling atau replacement pada
rongga-rongga. Endapan ini tersebar sejajar
pada batuan induknya dengan bidang perlapisan batuan sekitarnya.
b.
Igneous host rock, berdasarkan posisi terbagi lagi
menjadi 2 bagian yaitu :
·
Volcanic host, berupa stratiform, lentikular-berlembar yang berkembang pada batas antar unit vulkanik pada kontak batuan
vulkanik dengan sedimen
·
Plutonic host, tersebar terbatas berbentuk
stratiform. Ada juga bentuk endapan
ortomagnetik Ni-Cu sulfida yang terbentuk pada dasarcaliran lava yang membentuk
intrusi plutonik.
c.
Metamorphic host rock,
membentuk endapan dengan morfologi tidak
beraturan, dan terbentuk di dalam kompleks metamorfik yaitu zona kontak
metamorfik. Mineral bijih yang sering terbentuk ialah wolastonit, andalusit,
garnet dan grafit.
d.
Residual host rock, terbentuk akibat perombakan
batuan yang mengandung mineral bijih
dengan kadar rendah, kemudian mengalami pelapukan, pelarutan, pelindian, serta
pengkayaan hingga mencapai kadar ekonomis. Proses utama yang terjadi yaitu
pelindian (leaching). Contohnya
adalah endapan bauksit, dan
endapan nikel laterit dimana endapan tersebut peka dengan reaksi
pelarutan.
9.
Perbedaan Vulkanik dan Plutonik
host rock, perbedaannya hanya dari posisi batuan bekunya. Vulkanik berposisi
pada batas antar unit vulkanik, pada kontak batuan vulkanik dan sedimen.
Sedangkan plutonik berada pada dasar aliran lava yang membentuk intrusi
plutonik. Contoh vulkanik host rock adalah Endapan wad, di daerah Traventin, Italia. Endapan geyser di Yellowstone
Park yang menghasilkan geyserite,
sedikit pirit dan sedikit arsen. Contoh plutonik host rock Endapan prophiri
yang mengandung tembaga, perak, dan logam lainnya.
10. Endapan primer merupakan sumber utama pembentuk mineral (hipogene) terbentuk bersama dengan
mineral lain dan belum mengalami pelapukan. Endapan Sekunder merupakan endapan
hasil pelapukan dari endapan primer (supergene).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar