Kamis, 01 November 2018

Penggambutan dan Genesa Metana Biogenik (Proses awal Pembentukan Batubara)






Penggambutan dan Genesa Metana Biogenik

Oleh : Johanes Cevin Ginting


Penggambutan dan Genesa Metana Biogenik, Penggambutan merupakan proses awal dari pembentukan batubara (Genesa Batubara) dimana batubara itu endapan senyawa organik karbon yang terbentuk secara alamiah dari sisa tumbuhan. Penggambutan ini memiliki syarat agar terjadi yaitu dengan adanya, cekungan sebagai tempat atau wadah sisa-sisa tumbuhan untuk mengalami pelapukan atau Peatification terdiri dari Humification dan Gelification dimana senyawa organik dan bakteri berperan dalam menggambutkan. Syarat berikutnya yaitu tumbuhan itu sendiri, sebagai bahan yang akan digambutkan. Air komponen alam yang menjadi media pengawetan sisa-sisa













tumbuhan. Syarat yang terakhir ialah kesetimbangan biotektonik.

Gambut itu seperti tanah biasa atau sedimen organik yang dapat terbakar, berasal dari tumpukan hancuran atau bagian tumbuhan yang terhumifikasi dalam kondisi tertutup udara (dibawah air), tidak padat, kandungan air lebih dari 75% (berat) dan kandungan mineral lebih kecil dari 50% dalam kondisi kering.

Genesa Metana Biogenik, senyawa berupa gas ini terbentuk saat proses batubara itu terbentuk. Ada beberapa faktor Gas Biogenik ini terbentuk yaitu, Temperatur, Keasaman (pH), Luas permukaan, dan kandungan Sulfur. Faktor temperatur kenaikan 22-38oC akan menaikkan produksi metana 300%. Keasaman, Ph 7,4 ke 6,4 menaikkan 600% produksi metana. Luas permukaan, semakin luas maka produksi metana juga besar. Sulfur, faktor yang akan menghambat aktivitas bakteri metanogenik sehingga produksi gas metana tidak maksimal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar