GENESA BAHAN GALIAN MINERAL LOGAM DAN GANGUE MINERAL
• Logam Emas (Gold)
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Native Gold (Emas Murni)
2. Rumus Kimia : Au
3. Sistem Kristal : Isometrik
4. Warna : Kuning Emas
5.
6. Mineral Asosiasi
Komoditi Utama : Pirit, kalkopirit, galenit, stibnit, tetraherdit, sfalerit,
arsenopirit, dan molybdenit
: Emas (Au)
7. Genesa/Keterdapatan : Terdapat pada urat kuarsa, umum didapatkan
bersama dengan perak dan tembaga yang
merupakan hasil dari mineralisasi. Endapan terdapatnya emas pada endapan Epithermal atau Porfiri dan endapan emas Mesothermal. Jalur yang
memanjang dari ujung utara Sumatera, membujur di sepanjang Bukit Barisan di Sumatera sampai ke Jawa
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Calaverite
2. Rumus Kimia : AuTe2
3. Sistem Kristal : Prismatik
4. Warna : Kuning Emas
5. Mineral Asosiasi : Emas Pirit, Kalkopirit, Galenit, Stibnit, Tetraherdit, Sfalerit, Arsenopirit, dan Molybdenit
6. Komoditi Utama : Emas (Au)
7. Genesa/Keterdapatan : Dapat terjadi sebagai endapan Hidrothermal yang secara genetik berhubungan dengan industri batuan
beku asam hasil mineralisasi. Jalur yang memanjang dari ujung utara Sumatera, membujur di sepanjang Bukit Barisan di Sumatera sampai ke Jawa.
1. Nama Mineral : Sylanit
2. Rumus Kimia : (Au,Ag)Te2
3. Sistem Kristal : Monoklin
4. Warna : Perak sampai Kuning Emas
5. Mineral Asosiasi : Emas, Cavalerit, Pirit, Kalkopirit, Galenit, Stibnit,
Tetraherdit, Sfalerit, Arsenopirit, dan Molybdenit
6. Komoditi Utama : Emas (Au), Perak (Ag), Telerium (Te)
7. Genesa/Keterdapatan : Terdapat pada urat kuarsa (Hidrothermal bersuhu
Rendah, umum didapatkan bersama dengan perak dan tembaga yang merupakan hasil dari mineralisasi. Endapan terdapatnya emas pada endapan Epithermal atau Porfiri dan endapan emas Mesothermal. Jalur yang memanjang dari ujung utara Sumatera, membujur di sepanjang Bukit Barisan di Sumatera sampai ke Jawa.
• Silver (Perak)
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Native silver
2. Rumus Kimia : Ag
3. Sistem Kristal : Isometrik
4. Warna : Putih Perak (Silver)
5. Mineral Asosiasi : Sulfida-sulfida timbal, tembaga, arsen, antimon, besi, dan air raksa.
6. Komoditi Utama : Perak (Ag)
7. Genesa/Keterdapatan : Terdapat pada batuan basalt vulkanik, yang merupakan hasil dari mineralisasi. Endapan terdapatnya emas pada endapan Epithermal atau Porfiri dan endapan emas
Mesothermal. Jalur yang memanjang dari ujung utara Sumatera, membujur di sepanjang Bukit Barisan di Sumatera sampai ke Jawa.
1. Nama Mineral : Argentite
2. Rumus Kimia : Ag2S
3. Sistem Kristal : Isometrik
4. Warna : Hitam Perak (Silver)
5. Mineral Asosiasi : Native silver, cerrusite, choloragyrite, Sulfida-sulfida
timbal, tembaga, arsen, antimon, besi, dan air raksa.
6. Komoditi Utama : Perak (Ag)
7. Genesa/Keterdapatan : Terdapat pada batuan basalt vulkanik, yang merupakan
hasil dari mineralisasi. Endapan terdapatnya emas pada
endapan Epithermal atau Porfiri dan endapan emas Mesothermal. Jalur yang memanjang dari ujung utara Sumatera, membujur di sepanjang Bukit Barisan di Sumatera sampai ke Jawa.
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Cerargyrite
2. Rumus Kimia : AgCl
3. Sistem Kristal : Isometrik
4. Warna : Putih abu-abu, abu-abu kekuningan.
5. Mineral Asosiasi : Native silver, cerrusite, argentite, choloragyrite, Sulfida-sulfida timbal, tembaga, arsen, antimon, besi, dan air raksa.
endapan Epithermal atau Porfiri dan endapan emas Mesothermal. Jalur yang memanjang dari ujung utara Sumatera, membujur di sepanjang Bukit Barisan di Sumatera sampai ke Jawa.
• Iron (Besi)
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Magnetite
2. Rumus Kimia : FeO.Fe2O3
3. Sistem Kristal : Isometrik
4. Warna : Hitam.
5. Mineral Asosiasi : Korondum, nikel, karbonat, hematite, belerang, alumina, dan titanium.
6. Komoditi Utama : Besi (Fe)
7. Genesa/Keterdapatan : Terdapat pada batuan beku ekstrusif mafik dan ultramafik, yang merupakan hasil dari mineralisasi.
8. Manfaat : Perhiasan, konstruksi dan instrumen saintifik. Sumatera dan Jawa
9. Foto Mineral :
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Hematite
2. Rumus Kimia : Fe2O3
3. Sistem Kristal : Hexagonal
4. Warna : Hitam.
5. Mineral Asosiasi : Korondum, nikel, karbonat, magnetite, belerang,
alumina, dan titanium.
6. Komoditi Utama : Besi (Fe)
7. Genesa/Keterdapatan : Terdapat pada batuan beku, yang merupakan
hasil dari mineralisasi. Endapan terdapatnya besi
berasal dari proses disperse kimiawi badan
bijih yang bereaksi dengan air. Sumatera dan Jawa
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Limonite
2. Rumus Kimia : Fe2O3. H2O
3. Sistem Kristal : Amorf
4. Warna : Kuning, cokelat kemerahan
5. Mineral Asosiasi : Pirit, siderite, markasit, karbonat, magnetite, belerang,
alumina, dan titanium.
6. Komoditi Utama : Besi (Fe)
7. Genesa/Keterdapatan : Terdapat pada zona oksidasi endapan besi atau mineral
Residual. Sulawesi
8. Manfaat : Perhiasan, konstruksi dan instrumen saintifik
9. Foto Mineral :
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Siderite
2. Rumus Kimia : Fe2CO3
3. Sistem Kristal : Hexagonal
4. Warna : Kuning Pucat, cokelat gelap
5. Mineral Asosiasi : Korondum, nikel, karbonat, magnetite, belerang,
alumina, dan titanium.
6. Komoditi Utama : Besi (Fe)
7. Genesa/Keterdapatan : Urat Hidrothermal bersuhu rendah. Pulau Sumatera dan
Jawa.
8. Manfaat : Perhiasan, konstruksi dan instrumen saintifik
9. Foto Mineral :
• Copper (Tembaga)
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Native Copper (Tembaga Murni)
2. Rumus Kimia : Cu
3. Sistem Kristal : Isometrik
4. Warna : Merah Tembaga, Cokelat
5. Mineral Asosiasi : Pirit, kalkopirit, perak, kalsit, malasit, galenit, stibnit, tetraherdit, sfalerit, arsenopirit, dan molybdenit
6. Komoditi Utama : Tembaga (Cu)
7. Genesa/Keterdapatan : Endapan yang berasal dari larutan Hidrothermal dan
proses penggantian, lebih dominan dibandingkan
dengan yang dihasilkan oleh proses pengisian celah- celah. Endapan yang terbentuk dari hasil metasomatik kontak dan yang langsung dipisahkan dari magma
sangat sedikit dan hampir tidak berarti. Pulau Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan Papua
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Bronite
2. Rumus Kimia : Cu5FeS4
3. Sistem Kristal : Isometrik
4. Warna : Ungu, Cokelat
5. Mineral Asosiasi : Pirit, kalkopirit, perak, kalsit, malasit, galenit, stibnit, tetraherdit, sfalerit, arsenopirit, dan molybdenit
6. Komoditi Utama : Tembaga (Cu)
7. Genesa/Keterdapatan : Endapan yang berasal dari larutan Hidrothermal dan proses penggantian, lebih dominan dibandingkan dengan yang dihasilkan oleh proses pengisian celah-
celah. Pada batuan mafik sebagai mineral segregasi magmatik. Pulau Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan Papua
Deskripsi :
tetraherdit, sfalerit, arsenopirit, azurit dan molybdenit
6. Komoditi Utama : Tembaga (Cu)
7. Genesa/Keterdapatan : Endapan yang berasal dari larutan Hidrothermal dan proses penggantian, lebih dominan dibandingkan dengan yang dihasilkan oleh proses pengisian celah- celah. Pada batuan mafik sebagai mineral segregasi magmatik. Pulau Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan Papua.
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Chalcocite
2. Rumus Kimia : Cu2S
3. Sistem Kristal : Orthorombik
4. Warna : Hitam, abu-abu kehijauan.
5. Mineral Asosiasi : Pirit, cupritr, kalkopirit, perak, kalsit, malasit, galenit,
stibnit, tetraherdit, sfalerit, arsenopirit, azurit dan
molybdenit
6. Komoditi Utama : Tembaga (Cu)
7. Genesa/Keterdapatan : Endapan yang berasal dari larutan Hidrothermal dan proses penggantian, lebih dominan dibandingkan dengan yang dihasilkan oleh proses pengisian celah- celah. Pada zona oksidasi endapan tembaga sulfida. Pulau Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan Papua.
Deskripsi :
4. Warna : Kuning gelap.
5. Mineral Asosiasi : Pirit, cupritr, kalkopirit, perak, kalsit, malasit, galenit,
6.
Komoditi Utama stibnit, tetraherdit, dan sfalerit.
: Tembaga (Cu)
7. Genesa/Keterdapatan : Endapan yang berasal dari larutan Hidrothermal dan
proses penggantian, lebih dominan dibandingkan
dengan yang dihasilkan oleh proses pengisian celah- celah dala suhu yang tinggi. Pulau Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan Papua.
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Chovellite
2. Rumus Kimia : CuS
3. Sistem Kristal : Heksagonal
4. Warna : Biru gelap, hitam.
5.
6. Mineral Asosiasi
Komoditi Utama : Pirit, cupritr, kalkopirit, perak, kalsit, malasit, galenit,
stibnit, tetraherdit, cuprite, dan sfalerit.
: Tembaga (Cu)
7. Genesa/Keterdapatan : Endapan yang berasal dari larutan Hidrothermal dan
proses penggantian, lebih dominan dibandingkan
dengan yang dihasilkan oleh proses pengisian celah- celah dala suhu yang tinggi pada zona oksidasi endapan
tembaga sulfida. Pulau Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan
Papua.
Deskripsi :
5. Mineral Asosiasi : Azurit, tenorite, native copper, perak, kalsit, malasit, stibnit, tetraherdit, cuprite, dan sfalerit.
proses penggantian, lebih dominan dibandingkan dengan yang dihasilkan oleh proses pengisian celah- celah dala suhu yang tinggi pada zona oksidasi endapan tembaga. Pulau Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan Papua.
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Digenite
2. Rumus Kimia : Cu9S5
3. Sistem Kristal : Trigonal
4. Warna : Biru – Gelap, Hitam.
5. Mineral Asosiasi : Azurit, tenorite, native copper, perak, kalsit, malasit, stibnit, tetraherdit, cuprite, dan chovellit.
6. Komoditi Utama : Tembaga (Cu)
7. Genesa/Keterdapatan : Endapan yang berasal dari larutan Hidrothermal dan proses penggantian, lebih dominan dibandingkan dengan yang dihasilkan oleh proses pengisian celah-
celah dala suhu yang tinggi pada zona oksidasi endapan
tembaga sulfida. Pulau Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan
Papua.
1. Nama Mineral : Enargite
2. Rumus Kimia : 3Cu2S.As2S5
3. Sistem Kristal : Orthorombik
4. Warna : Biru – Gelap, Hitam.
5. Mineral Asosiasi : Azurit, tenorite, native copper, perak, kalsit, malasit,
stibnit, tetraherdit, cuprite, dan chovellit.
6. Komoditi Utama : Tembaga (Cu)
7. Genesa/Keterdapatan : Endapan yang berasal dari larutan Hidrothermal dan
proses penggantian, lebih dominan dibandingkan dengan yang dihasilkan oleh proses pengisian celah- celah dala suhu yang sedang (medium) pada zona oksidasi endapan tembaga sulfida. Pulau Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan Papua.
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Malachite
2. Rumus Kimia : CuCO3Cu.(OH)2
3. Sistem Kristal : Monoklin
4. Warna : Hijau emerlad.
5. Mineral Asosiasi : Azurit, tenorite, native copper, kalsit, stibnit, tetraherdit, cuprite, dan chovellit.
6. Komoditi Utama : Tembaga (Cu)
7. Genesa/Keterdapatan : Endapan yang berasal dari larutan Hidrothermal dan proses penggantian, lebih dominan dibandingkan dengan yang dihasilkan oleh proses pengisian celah- celah pada zona oksidasi endapan tembaga. Pulau Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan Papua.
1. Nama Mineral : Azuriteite
2. Rumus Kimia : 2CuCO3Cu.(OH)2
3. Sistem Kristal : Monoklin
4. Warna : Biru.
5. Mineral Asosiasi : Tenorite, native copper, kalsit, malasit, stibnit,
tetraherdit, cuprite, dan chovellit.
6. Komoditi Utama : Tembaga (Cu)
7. Genesa/Keterdapatan : Endapan yang berasal dari larutan Hidrothermal dan
proses penggantian, lebih dominan dibandingkan dengan yang dihasilkan oleh proses pengisian celah- celah pada zona oksidasi endapan tembaga. Pulau Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan Papua.
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Chrysocolla
2. Rumus Kimia : CuSiO32H2O
3. Sistem Kristal : Monoklin
4. Warna : Hijau terang atau kebiruan.
5. Mineral Asosiasi : Azurite, native copper, kalsit, malasit, stibnit,
tetraherdit, cuprite, dan chovellit.
6. Komoditi Utama : Tembaga (Cu)
7. Genesa/Keterdapatan : Endapan yang berasal dari larutan Hidrothermal dan
proses penggantian, lebih dominan dibandingkan
dengan yang dihasilkan oleh proses pengisian celah- celah pada zona oksidasi endapan tembaga. Pulau Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan Papua.
• Timbal (Lead) Deskripsi :
1. Nama Mineral : Galena
2. Rumus Kimia : PbS
3. Sistem Kristal : Isometrik
4. Warna : Abu-abu - Hitam.
5. Mineral Asosiasi : Pyrite, enargite, digenite, chalcosite, mineral sulfide.
6. Komoditi Utama : Timbal (Pb)
7. Genesa/Keterdapatan : Endapan yang berasal dari hasil metasomatik kontak, pengisisan celah ataupun diakibatkan oleh penggantian.
Endapan Hidrothermal bersuhu sedan atau medium. Pulau Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan Papua.
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Cerrusite
2. Rumus Kimia : PbCO3
3. Sistem Kristal : Orthorombik
4. Warna : Putih
5. Mineral Asosiasi : Galena, sphalerite, anglesite, smithsonite, pyromorphite, goethite.
6. Komoditi Utama : Timbal (Pb)
7. Genesa/Keterdapatan : Endapan yang berasal dari hasil metasomatik kontak, pengisisan celah ataupun diakibatkan oleh penggantian. Endapan Hidrothermal zona oksidasi Timbal, bersuhu sedan atau medium. Pulau Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan Papua.
1. Nama Mineral : Anglesite
2. Rumus Kimia : PbSO4
3. Sistem Kristal : Orthorombik
4. Warna : Putih, bening, dan abu-abu
5. Mineral Asosiasi : Galena, sphalerite, cerrusite, hemimorphite smithsonite,
pyromorphite, goethite.
6. Komoditi Utama : Timbal (Pb)
7. Genesa/Keterdapatan : Endapan yang berasal dari hasil metasomatik kontak,
pengisisan celah ataupun diakibatkan oleh penggantian. Endapan Hidrothermal zona oksidasi Timbal, bersuhu sedan atau medium. Pulau Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan Papua.
• Seng (Zinc) Deskripsi :
1. Nama Mineral : Smithsonite
2. Rumus Kimia : ZnCO3
3. Sistem Kristal : Trigonal
4. Warna : Kuning, putih, abu-abu, ungu, merah
5. Mineral Asosiasi : Kalsit, malasite rhosatit, hemimorfit, hydrozineite.
6. Komoditi Utama : Seng (Zn)
7. Genesa/Keterdapatan : Endapan yang berasal dari hasil metasomatik kontak,
Endapan Hidrothermal zona oksidasi seng. Pulau
Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan Papua.
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Zincite
2. Rumus Kimia : ZnO
3. Sistem Kristal : Heksagonal
4. Warna : Putih, abu-abu, ungu, merah
5. Mineral Asosiasi : Zincrosazite, smithzonite, hydrozincite .
6. Komoditi Utama : Seng (Zn)
7. Genesa/Keterdapatan : Endapan metasomatik, metamorf perkambrium seng,
mangan, dan besi. Pulau Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan
Papua.
• Timah (Tin) Deskripsi :
daerah sentuhan dan pada batuan endapan malih dengan jenis terutama di Tikus di bagian barat pulau Belitung. Endapan timah sekunder, berasal dari endapan primer yang mengalami pelapukan, dan hasil rombakannya kemudian di endapkan disuatu tempat yang tidak jauh.
1. Nama Mineral : Stannite
2. Rumus Kimia : Cu2S.FeS.Sn2
3. Sistem Kristal : Tetragonal
4. Warna : Hitam
5. Mineral Asosiasi : Chalcopyrite, sphalerite, tetraherite, arsenopyrite,
pyirite, cassiterite, wolframite. .
6. Komoditi Utama : Timah (Sn)
7. Genesa/Keterdapatan : Endapan timah primer terdapat pada batuan granit dan
daerah sentuhan dan pada batuan endapan malih dengan jenis terutama di Tikus di bagian barat pulau Belitung.
• Nikel (Nickel) Deskripsi :
1. Nama Mineral : Pentlandite
2. Rumus Kimia : (Fe,Ni)S
3. Sistem Kristal : Isometrik
4. Warna : Cokelat kemerahan
5. Mineral Asosiasi : Pyrrhotite, chalcopyrite, pyrite, biotite, nickeline
6. Komoditi Utama : Nikel (Ni)
7. Genesa/Keterdapatan : Terdapat pada jenis batuan beku ultra basa mengandung nikel dalam jumlah yang relative seikit, tetapi dalam lingkungan tropis dan sub tropis batuan
tersebut akan lapuk. Pomalla dan Soroako di Sulawesi
Tenggara.
1. Nama Mineral : Garnierite
2. Rumus Kimia : H2(Ni,Mg)SiO3.H2O
3. Sistem Kristal : Orthorombik
4. Warna : Hijau
5. Mineral Asosiasi : Serpentine, talc, sepiolite, smectite, chlorite
6. Komoditi Utama : Nikel (Ni)
7. Genesa/Keterdapatan : Terdapat pada jenis batuan beku ultra basa
mengandung nikel dalam jumlah yang relative seikit, tetapi dalam lingkungan tropis dan sub tropis batuan tersebut akan lapuk. Pomalla dan Soroako di Sulawesi Tenggara.
• Chromium
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Chromite
2. Rumus Kimia : FeO.Cr2O3
3. Sistem Kristal : Orthorombik
4. Warna : Hitam
5. Mineral Asosiasi : Serpentine, calcite, chlorite, talc, olivine, magnetite, uvarovite.
6. Komoditi Utama : Khrom (Cr)
7. Genesa/Keterdapatan : Terdapat pada batuan peridotit sebagai urat-urat, lensa- lensa atau terhambur (disseminated) kemudian dikonsentrir sebagai bijih detritus (detrital deposit) dan
akan mengalami residual. Kalimantan Selatan dan
Sulawesi Tengah.
• Manganese (Mangan) Deskripsi :
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Psilomelane
2. Rumus Kimia : Mn2O3.xH2O
3. Sistem Kristal : Tetragonal
4. Warna : Hitam logam
5. Mineral Asosiasi : Braunite, rutile, argutit, manganosit, dan manganit
6. Komoditi Utama : Mangan (Mn)
7. Genesa/Keterdapatan : Endapan mangan zona di bawah kondisi oksidasi dan pH tinggi Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan
Sulawesi
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Braunite
2. Rumus Kimia : 3Mn2O3.MnSiO3
3. Sistem Kristal : Tetragonal
4. Warna : Hitam kecokelatan, dan abu-abu
5. Mineral Asosiasi : Psilomelan, pirolusite, rutile, argutit, manganosit, dan
manganit
6. Komoditi Utama : Mangan (Mn)
7. Genesa/Keterdapatan : Endapan hasil metamorphosis mangan dan hasil
residual. Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan
Sulawesi
8. Manfaat : Konstruksi, koleksi dan instrumen saintifik
9. Foto Mineral :
Deskripsi :
• Aluminium
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Bauxite
2. Rumus Kimia : Al2O3.2H2O
3. Sistem Kristal : Amorf
4. Warna : Cokelat kemerhan
5. Mineral Asosiasi : Gibbsite, boehmite, diaspora, gheotite
6. Komoditi Utama : Aluminium (Al)
7. Genesa/Keterdapatan : Endapan yang terbentuk karena pelapukan mineral
alumina. Pelapukan serpih pelitik yang sudah berubah
menjadi hornfelspanitik karena metamorfosansentuh sebagai akibat intrusi granitik
• Antimony (Antimon) Deskripsi :
• Bismuth
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Bismuthinite
2. Rumus Kimia : Bi2S3
3. Sistem Kristal : Orthorombik
4. Warna : Abu-abu lead
5. Mineral Asosiasi : Cassiterite, dan kuarsa
6. Komoditi Utama : Bismuth (Bi)
7. Genesa/Keterdapatan : Terdapat didalam fissure vein dan replacement dari
larutan hydrothermal.
8. Manfaat : Konstruksi, koleksi dan instrumen saintifik
9. Foto Mineral :
• Cobalt (Kobalt) Deskripsi :
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Cobaltite
2. Rumus Kimia : CoAsS
3. Sistem Kristal : Orthorombik
4. Warna : Abu-abu lead, putih kemerahan, dan abu-abu ungu
5. Mineral Asosiasi : Cobaltite, trogtalite, kieftite, freboldite
6. Komoditi Utama : Cobalt (Co)
7.
8. Genesa/Keterdapatan
Manfaat : Terdapat pada endapan Hidrothermal bersuhu tinggi,
vein yang kontak dengan batuan metamorf
: Konstruksi, koleksi dan instrumen saintifik
9. Foto Mineral :
• Mercury (Air Raksa) Deskripsi :
lain pada serpih, dan batugamping, terkadang pada batu sabak.
• Molybdenum (Molibdenum) Deskripsi :
Deskripsi :
• Tungsten
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Wolframite
2. Rumus Kimia : (Fe,Mn)WO4
3. Sistem Kristal : Monoklin
4. Warna : Hitam, dan abu-abu
5. Mineral Asosiasi : Kuarsa, hematite, arsenopyrite, fluorite, apatit, siderrit,
dan cassiterite
6. Komoditi Utama : Tungsten
7. Genesa/Keterdapatan : Terdapat pada batuan beku asam, terjadi pada fase
Pneumatolitik Hidrothermal deposit timbal
8. Manfaat : Konstruksi, koleksi dan instrumen saintifik
9. Foto Mineral :
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Scheelite
2. Rumus Kimia : CaWO4
3. Sistem Kristal : Tetragonal
4. Warna : Cokelat, kuning, dan putih
5. Mineral Asosiasi : Kuarsa, hematite, muskovit, oligoklas, grosular,
epidotit, wolframite, arsenopyrite, fluorite, apatit, siderrit, dan cassiterite
• Uranium
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Pitcblende
2. Rumus Kimia : UO3
3. Sistem Kristal : Isometrik
4. Warna : Cokelat, kehitaman
5. Mineral Asosiasi : Coffenite, Uranosilite, kalsolite, orlite, karnotit
6. Komoditi Utama : Uranium (U)
7. Genesa/Keterdapatan : Terdapat pada plutonic hosted
8. Manfaat : Konstruksi, koleksi dan instrumen saintifik
9. Foto Mineral :
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Carnonite
2. Rumus Kimia : K2O.2UO3
3. Sistem Kristal : Monoklin
4. Warna : Kuning
5. Mineral Asosiasi : CoffiniteUranite, uranosilite, kalsolite, orlite, karnotit
6. Komoditi Utama : Uranium (U)
7. Genesa/Keterdapatan : Terdapat pada plutonic hosted
8. Manfaat : Konstruksi, koleksi dan instrumen saintifik
9. Foto Mineral :
• Oksida
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Kuarsa
2. Rumus Kimia : SiO2
3. Sistem Kristal : Heksagonal
4. Warna : Putih
5. Mineral Asosiasi : Berlinite
6. Komoditi Utama : Silika (Si)
7. Genesa/Keterdapatan : Di semua lingkungan terbentuknya mineral
8. Manfaat : Konstruksi, koleksi dan instrumen saintifik
9. Foto Mineral :
• Karbonat
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Calcite
2. Rumus Kimia : CaCO3
3. Sistem Kristal : Tetragonal
4. Warna : Cokelat, putih, kuning, orange, merah, hijau
5. Mineral Asosiasi : Sulfide, kuarsa, fluorite, barite, dolomite, siderit
6. Komoditi Utama : Batugamping, marmer
7. Genesa/Keterdapatan : Terdapat pada lingkungan batuan beku, sedimen,
maupun metamorf. Dapat pula ditemukan pada aliran
air atau daerah sekitar mata air
8. Manfaat : Konstruksi, koleksi dan instrumen saintifik
9. Foto Mineral :
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Dolomite
2. Rumus Kimia : (Ca,Mg)CO3
3. Sistem Kristal : Tetragonal
4. Warna : Cokelat, putih, kuning, orange, merah, hijau
5. Mineral Asosiasi : Sulfide, kuarsa, fluorite, barite, dolomite, siderite, dan
mineral bijih metalik
6. Komoditi Utama : Magnesium dan Kalsium
7. Genesa/Keterdapatan : Terdapat pada batuan sedimen (batuan dolomite) atau
gamping. Pada batuan metamorf dengan temperature
tinggi dan vein hydrothermal temperature rendah
8. Manfaat : Konstruksi, koleksi dan instrumen saintifik
9. Foto Mineral :
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Rhodochrosite
2. Rumus Kimia : MnCO3
3. Sistem Kristal : Heksagonal
4. Warna : Merah
5. Mineral Asosiasi : Dolomite, siderite, dan mineral karbonat lainnya
6. Komoditi Utama : Mangan
7. Genesa/Keterdapatan : Terjadi pada daerah oksidasi mangan pada lingkungan
sedimentasi
8. Manfaat : Konstruksi, koleksi dan instrumen saintifik
9. Foto Mineral :
• Sulfat
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Barite
2. Rumus Kimia : BaSO4
3. Sistem Kristal : Orthorombik
4. Warna : Kuning, orange, cokelat
5. Mineral Asosiasi : Mineral bijih logam
6. Komoditi Utama : Bariumsulfat
7. Genesa/Keterdapatan : Terdapat pada pasir berat berasal dari zona metamorf antara mengandung silika, marmer, dan batu ultramafik
1. Nama Mineral : Gypsum
2. Rumus Kimia : CaSO4.2H2O
3. Sistem Kristal : Tetragonal
4. Warna : Cokelat, putih, abu-bu
5. Mineral Asosiasi : Sulfide, dan mineral sulfat lainnya
6. Komoditi Utama : Kalsium
7. Genesa/Keterdapatan : Terdapat pada cebakan batuan beku yang di dalamnya
terdapat proses oksidasi deposit sulfida
8. Manfaat : Konstruksi, koleksi dan instrumen saintifik
9. Foto Mineral :
• Silika
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Feldspar
2. Rumus Kimia : NaAlSi3O8
3. Sistem Kristal : Triklin
4. Warna : Abu-abu terang
5. Mineral Asosiasi : Kuarsa, mika, beril, dan rutile
6. Komoditi Utama : Aluminium, Silika
7. Genesa/Keterdapatan : Terdapat pada Hidrothermal alpin vein, pada
konsistuen besar granit
8. Manfaat : Konstruksi, koleksi dan instrumen saintifik
9. Foto Mineral :
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Garnet
2. Rumus Kimia : Al3B2(SiO4)3
3. Sistem Kristal : Isometrik
4. Warna : Cokelat, ungu
5. Mineral Asosiasi : Mineral silikat lainnya
6. Komoditi Utama : Chlor
7. Genesa/Keterdapatan : Terdapat pada batuan metamorf yang memiliki derajat
metamorfosa tinggi
8. Manfaat : Konstruksi, koleksi dan instrumen saintifik
9. Foto Mineral :
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Chlorite
2. Rumus Kimia : (MgFe)6-x( AlFe)xSi4-x Alx (OH)10)
3. Sistem Kristal : Monoklin
4. Warna : Hijau, abu-abu
5. Mineral Asosiasi : Garnet, biotit, kuarsa, serpentinit, talk
6. Komoditi Utama : Chlor
7. Genesa/Keterdapatan : Terdapat pada batuan metamorf, di daerah yang
memiliki derajat metamorphosis yang tinggi
8. Manfaat : Konstruksi, koleksi dan instrumen saintifik
9. Foto Mineral :
Deskripsi :
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Illite
2. Rumus Kimia : (KAl2 (AlSi3O10 (OH)2))
3. Sistem Kristal : Monoklin
4. Warna : Putih
5. Mineral Asosiasi : Kaolinite dan mineral lempung lainya
6. Komoditi Utama : Lempung
7. Genesa/Keterdapatan : Terdapat pada daerah alterasi dari aktivitas pelapukan
dan hidrothermal
8. Manfaat : Konstruksi, koleksi dan instrumen saintifik
9. Foto Mineral :
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Fluorite
2. Rumus Kimia : CaF2
3. Sistem Kristal : Isometrik
4. Warna : Colorless
5. Mineral Asosiasi : Kuarsa, barit, galena, pirit, kalkopirit
6. Komoditi Utama : Kalsium
7. Genesa/Keterdapatan : Terdapat pada lapisan bijih hydrothermal dan deposit
sedimen
8. Manfaat : Konstruksi, koleksi dan instrumen saintifik
9. Foto Mineral :
Deskripsi :
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Pyrite
2. Rumus Kimia : FeS2
3. Sistem Kristal : Isometrik
4. Warna : Kuning, cokelat
5. Mineral Asosiasi : Mineral sulfide dan mineral emas
6. Komoditi Utama : Besi dan Emas (Fe dan Au)
7. Genesa/Keterdapatan : Terdapat pada daerah mineral sulfida
8. Manfaat : Konstruksi, koleksi dan instrumen saintifik
9. Foto Mineral :
Deskripsi :
Deskripsi :
1. Nama Mineral : Phyrrotite
2. Rumus Kimia : Fe1-xS
3. Sistem Kristal : Prismatik
4. Warna : Bronze
5. Mineral Asosiasi : Besi dan Sulfur
6. Komoditi Utama : Besi (Fe)
7. Genesa/Keterdapatan : Terdapat pada daerah pembentukan batuan beku dan
metamorf
8. Manfaat : Konstruksi, koleksi dan instrumen saintifik
9. Foto Mineral :
Deskripsi :