Jumat, 05 Oktober 2018

Sebelumnya semua orang mengenal logam Emas, Tetapi mereka tidak tahu emas berasal dari mana. Benar kan? Nah Genesa Bahan Galian ini akan menunjukkannya. Manusia Paleolitik yang hidup 100.000 hingga 7000 tahun sebelum Masehi baru hanya mengenal 13 jenis mineral saja teman-teman, tetapi saat itu mereka tidak tahu mana logam dan mana yang bukan logam. Seiring zaman manusia Neolitik sampai manusia yang lebih maju peradaban nya terus mengenal dan mencari tahu mineral. 
       Bangsa Yunani kuno mulai menambang Emas dan perak yang terdapat di urat atau vein kuarsa pada batuan keras pada tahun 2500 sampai 356 tahun sebelum Masehi..... Lama juga ya.... Nah berarti kita sebagai Teknik Kebumian harus tahu dong...
Akhirnya filosof mendapatkan berbagai macam logam, kemudian diamati dan akhirnya membuat Teori atau Terminologi. Teori Kuna yang berhasil dirangkum oleh Van Cotta (1859) ada 3 prinsip utamanya untuk menjelaskan terjadinya bijih di alam yang akhirnya di ikuti muridnya yaitu :
1. Teori DISENSIONIS, menyatakan endapan bijih itu berasal dari air permukaan yang meresap kedalam bumi kemudian dipanaskan secara alami, mengakibatkan logam yang terdapat pada batuan larut dan masuk ke celah-celah batuan (fracture).
2. Teori Sensionis, mengatakan bahwa endapan bijih berasal dari cairan yang ada hubungannya dengan kegiatan magma yang naik ke atas, kemudian mengendapkan bijih pada dinding dan celah.
3. Teori Pemisahan Sekresi LATERAL, yang mengatakan bahwa bijih terbentuk karena adanya sekresi yang berjalan secara mendatar.

Teori itu berkembang seiring waktu dan Teknologi kemudian Genesa Bahan Galian akan banyak mengenal berbagai logam yang ada di Bumi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar